Nasional

Batam-Bintan akan Terhubung Jembatan Sepanjang 6,7 Km Senilai Rp 3 Triliun

Views Oktober 02, 2015

Seogwipo - Pulau Bintan dan Batam (Babin) bakal terhubung dengan sebuah jembatan dengan bantuan dari Korea Selatan (Korsel). Dana yang dibutuhkan untuk jembatan ini sebesar Rp 3 triliun.

"Jembatan Batam-Bintan ini proyek yang sangat monumental di Sumatera karena menghubungkan dua pulau besar," kata Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Menko Perekonomian Dedy Priatna Jeju International Convention Center, Seogwipo, Pulau Jeju, Korea Selatan, Jumat (12/10/2012).

Jembatan sepanjang 6,7 Km ini akan menghubungkan dua pulau yang menjadi bagian dari zona perdagangan bebas di regional. Kedua pulau tersebut juga punya peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sebanyak 1.200 perusahaan menanamkan modalnya di Batam, sementara pulau Bintan sebanyak 40 perusahaan yang berada di industri agrikultur, wisata, dan perdagangan.

"Pengembangan jembatan Babin ini akan memudahkan akses dan konektivitas antar kedua pulau sehingga meningkatkan ekonomi di area sekitar," ujarnya.

Pulau-pulau lain yang diperkirakan akan kecipratan dana gairah pertumbuhan ekonomi antara lain pulau Rempang, Galang dan Galang Baru.

Jembatan ini akan dibangun dalam tiga tahap. Tahap pertama akan menghubungkan Batam dan pulau Tanjung Sau, kemudian dilanjutkan dengan penyambungan ke Pulau Buau di tahap ketiga.

Sedangkan di tahap ketiga, penghubungan Pulau Buau dengan Bintan. Rencananya sebanyak 40% dari kebutuhan dana itu akan diambil dari pinjaman, 60% sisanya dari modal sendiri.

Modal sendiri yang dimaksud adalah patungan dari beberapa pihak, yaitu pemprov Riau dan pemkot Tanjung Pinang. Jembatan itu akan dioperasikan oleh perusahaan patungan antara pemerintah dengan swasta.

Hasil studi kelayakan yang terakhir kali dilakukan pada 2010 menunjukkan, jembatan itu akan dilalui oleh 9.189 mobil dan 6.500 motor per hari. Tarif keekonomian jembatan itu diperkirakan Rp 66.120 sekali jalan.

Sumber Berita dan Gambar :
m.detik.com/finance/read/2012/10/12/192111/2061529/4/batam-bintan-akan-terhubung-jembatan-sepanjang-67-km-senilai-rp-3-triliun

Dr.H. Nurdin Basirun beserta rombongan disambut hangat oleh pendukung dan simpatisan serta warga masyarakat Dabosingkep Kabupaten Lingga

Views Oktober 01, 2015
Lingga, Kehadiran Dr.H. Nurdin Basirun beseta rombongan disambut hangat oleh pendukung, dan simpatisan serta warga masyarakat dabok kab. lingga, .Nurdin di sambut dari pelabuhan dabo pada pukul 15.00 wib dan diiring menuju lapangan sepak bola mahkota gelamet desa kote kec. singkep pesisir kab. lingga. sebelum sampainya dilapangan Nurdin sempat melaksanakan shalat berjamaah di mesjid nurul shalah desa kute yang memang mesjid tersebut bersebelahan di lapangan bola tersebut,dan kemudian nurdin beserta rombongan menuju kelokasi kegiatan.
sesampainya dilapangan kembali nurdin sambut dan diarak dengan kompang serta pencak silat
dari masyarakat kute. permasadi selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan kegiatan sepak bola ini diselenggarakan dua tahun sekali open bagi Kab. Lingga, dengan jumlah tim yang mengikuti sebanyak 68 tim dan diselenggarakan selama 40 hari, untuk juara pertama hadiah uang saguhati sebanyak 25 jt juara dua 17 jt, juara tiga 10 jt dan juara empat 5 Jt. dalam kesempatan tersebut Nurdin sempat memberikan sambutan yang diawali dengan pemukulan tanda pertandingan resmi di mulai.
nurdin juga mengharapkan dengan kegiatan ini kita dapat meningkatkan silaturrahmi dan kebersamaan dalam pembangunan lingga kedepan, tingkatkan sportivitas dalam bertanding, dan nurdin mendoaakan semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan lancar sampai dengan selesai nanti. nurdin juga mengajak kepada masyarakat lingga mari bersama-sama bergandengan tangan bersama pemerintah dalam mengembangkan pemmbangunan di lingga ini, karena menurutnya lingga ini adalah daerah yang sangat menjanjikan di kepri ini apa lagi di bidang pariwisata karena alam lingga ini sangat indah dan sangat pantas untuk di kembangkan. dan ungkapnya juga kedepan kita harapkan lapangan pertandingan ini akan dibangun stadion yang indah apa lagi letaknya strategis dipinggiran pantai.
nurdin juga sempat menyinggung masalah pilkada yang sebentar lagi datang pada tanggal  09 desember 2015 yang akan datang, kita harapkan pesta demokrasi yang sebentar lagi dating kita semua dapat menjalankan ini dengan baik dan menjadikan pilkada yang bersih, pilihlah sesuai hati nurani bapak dan ibu yang sesuai dengan akidah kita masing-masing dan semoga pemimpin yang terpilih nantinya pemimpin yang benar-benar mampu bisa membawa kepri menjadi lebih baik lagi yang selalu beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. dan harapnnya juga jangan lah pilkada yang sebentar ini akan dapat menjadikan kita berpecah belah sikut sanani sikut sini sehingga akan mendapatkan dampak yang negatif bagi warga masyarakat kita.
adapun eksebisi perdana antara PS. Olstar Karimun VS pesisir legen lingga. yang diawali dengan tepung tawar yang dilakukan oleh Nurdin yang didampingi sekda lingga beserta para orangtua pemuka agama, agar pertandingan ini dapat berjalan dengan baik dan tidak ada gangguan dan rintangan apapun. nurdin dan sekda lingga turut ikut serta dapat pertandingan nurdin menguatkan timnya dari karimun dan sekda lingga pak Aini menguatkan tim dari kab. linga. seusai pembukaan bola kaki nurdin melanjutkan perjalanannya bersilaturrahim bersama msyarakat dabok, dengan datang keposko pemenangan sanur serta ada beberapa tempat simpatisan dan pendukung sanur yang siap menjadikan sanur menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2016-20121. dan kemudian paginya nurdin beserta rombongan melanjutkan perjalanannya menuju kembali.

Tim KKB

Jokowi Mau Batam-Bintan-Karimun Jadi Kawasan Bebas Tahun Ini

Views September 30, 2015

Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan bawahannya untuk segera menjadikan Batam-Bintan-Karimun sebagai kawasan terpadu perdagangan bebas pada tahun ini. Kebijakan ini dalam rangka menampung potensi investasi yang tidak tertampung di Singapura.

Hal itu disampaikan oleh Menkopolhukam Luhut Panjaitan, yang juga merangkap sebagai Kepala Kantor Kepresidenan di Istana Presiden, Jumat (21/8).

""Ini tindaklanjut pertemuan bilateral Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri Singapura (Lee Hsien Loong) mengenai Batam-Bintan-Karimun untuk menjadi (kawasan) terpadu sehingga investasi yang datang dari berbagai negara ke situ bisa lebih bagus," jelas Luhut.

Jokowi menginginkan, kata Luhut, pejabat pemerintah tidak hanya melakukan kunjungan kerja ke luar negeri tanpa da eksekusi atau tindak lanjut yang sifatnya kongkret. Terkait dengan kunjungan kerja ke Singapura, Luhut mengatakan Jokowi ingin Batam bebnar-benar bisa menjadi kawasan perdagangan bebas atau free trade zone (FTZ).

"Keuntungannya banyak. Misal seperti dari perindustrian minyak, kemudian banyak (investasi) spill over dari Singapura yang sudah tidak bisa ditampung di sana kita bisa kelola dan itu akan punya nilai tambah untuk Indonesia," tuturnya.

Menurut Luhut, pembentukan kawasan terpadu FTZ Batam-Bintan-Karimun harus segera dilakukan mengingat banyak permasalahan yang menghambat investasi masuk ke kawasan tersebut. Untuk itu, akan dibentuk gugus tugas khusus untuk melaksanakan instruksi presiden ini yang salah satu anggotanya Purbaya Yudhi Sadewa. 

"Harus tahun ini. Tadi sudah diperintahkan untuk membuat task force," jelasnya.

Luhut menambahkan, selama ini terdapat sejumlah industri pipa dan perminyakan di kawasan tersebut. Hal itu menjadi nilai tambah seandainya Batam-Bintan-Karimun sudah menjadi kawasan perdagangan bebas.

Sumber Berita :
http://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20150821135256-92-73576/jokowi-mau-batam-bintan-karimun-jadi-kawasan-bebas-tahun-ini/
Sumber Gambar :
http://www.google.com/imgres?imgurl=http://www.penghubungkepri.org/images/24636560.png

Dr.H. Nurdin Basirun beri bantuan semen dan pasir pada warga bukit melati dapur 12 kel. pelungut kec. segulung kota batam

Views September 28, 2015
Dr.H. Nurdin Basirun beri bantuan semen dan pasir pada warga bukit melati dapur 12 kel. pelungut kec. segulung kota batam, minggu (27/9).
bantuan yang diserahkan kepada warga tersebut dipergunakan untuk pembangunan lapangan olahraga bagi warga setempat. 
dalam kesempatan Nurdin juga ikut melakukan guntong royong pada pembangunan lapangan olahraga tersebut. 
bapak Masaudin selaku ketua RW. 05 mengatakan masyarakat bukit melati siap untuk mendukung pasangan nomor 1 pasangan Sani-Nurdin (SANUR). 
dan harapannya kedepan jika bapak terpilih menjadi Wakil Gubernur mendapingi bapak H.M. Sani selaku gubernur  Kepri agara dapat berbuat lebih baik lagi bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat kepulauan riau dan bagi warga bukit melati khususnya. 
Nurdin berjanji jika ia terpilih nantinya akan berbuat lebih baik lagi dan akan selalu dekat bersama masyarakat kerpri. karena hal tersebut sudah ia lakukan ketika masih menjabat sebagai Bupati Karimun selama dua periode berturut-turut, sehingga masyarakat Karimun selalu mendorong dan berdoa semoga pencalonan saya sebagai wakil gubernur akan membuah kan hasil yang sangat baik bagi kepri kedepan. 
nurdin jugak mengungkapan pencalonan beliau untuk ikut dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur ini bukanlah saya pengen mendapatkan kedudukan dan gila akan pangkat dan jabatan, akan tetapi saya ingin kedepan masyarakat Kepri bisa sejahtera dalam bidang ekonomi dan pembangunan. akan tetapi nurdin juga mengungkapkan untuk mencapai sebuah kemajuan dan sejahtera itu tidak terlepas dari peningkatan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, karena tanpa adanya iman dan taqwa maka sebuah kemajuan itu tidak akan mendapatkan keberkahan dari Allah, ungkap Nurdin. 
seusai kunjungan ke bukit melati Nurdin melanjutkan perjalanannya ke Kampung tua, sesampainya Nurdin meninjau pembangunan di kampung tua tersebut, tanpak haru dan perihatin akan pembanguan rumah dan jembatan yang dipergunankan warga kampungtua  tersebut. 
Nurdin berjanji jika dirinya terpilih nanti, akan membenahi pembangunan peruhanan dan pelabuhan yang ditempati oleh warga. dan harapan nurdin setelah kita benah dan kita tata dengan baik pembangunan dikampung tua tersebut, kita inginkan kampung tua ini menjadi aset pariwisata dan lahan perikanan di Kota batam. 
maka dari itu harapannya juga kepada masyarakat untuk dapat mendukung penuh dan doa restu semoga beliau bersama bapak H.M. Sani menang dalam pemilihan pada tanggal 9 desember 2015 tersebut.

Tim KKB

KEMLU AJAK INVESTOR GALI POTENSI EKONOMI KARIMUN

Views September 27, 2015
Moneter.co – Direktorat Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Kabupaten Karimun menyelenggarakan acara “Updates from the Region” (UFTR) untuk mengajak investor asing menggali potensi ekonomi di Karimun.
Keterangan pers yang dilansir situs resmi Kemlu RI di Jakarta, Kamis, menyebutkan acara UFTR “Free Trade Zone and Free Port of Karimun” yang diselenggarakan pada tanggal 22 September di Hotel Intercontinental, Jakarta, itu dihadiri oleh para duta besar, diplomat asing di Jakarta, serta pengusaha dan media massa.
Acara tersebut bertujuan mempromosikan potensi usaha yang ada di Kabupaten Karimun, yang merupakan salah satu dari empat kawasan perdagangan bebas (free trade zones) di Indonesia, selain Batam, Bintan, dan Sabang.
Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri, Esti Andayani menyampaikan bahwa Karimun memiliki banyak kelebihan, termasuk lokasi geografis.
Menurut Esti, Karimun memiliki lokasi strategis karena merupakan bagian dari kepulauan Riau di Selat Malaka yang adalah salah satu jalur dagang tersibuk di dunia karena dilewati 90.000 kapal per tahun.
“Dengan lokasi strategisnya, Karimun memainkan peran penting dalam visi Poros Maritim Indonesia Presiden Joko Widodo, terutama sebagai pusat (hub) antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura,” ujar dia.
Selain lokasi strategis, lanjut Esti, Karimun memiliki kelebihan lain, termasuk sumber daya manusia yang besar, keindahan alam, dan budaya, serta peraturan-peraturan yang ramah usaha dan investasi.
“Peraturan yang ramah usaha dan investasi itu, termasuk bebas bea ekspor dan impor, bebas pajak pertambahan nilai, dan ‘tax holiday’,” ungkap dia.
Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Koordinator Perekonomian Bidang Ekonomi dan Kemaritiman Purba Robert Sianipar mengatakan bahwa sejak ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas pada tahun 2007, Karimun telah mengalami pertumbuhan pesat.
“Sebelum tahun 2009, hanya ada sembilan perusahaan yang beroperasi di Karimun. Setelah penetapannya sebagai kawasan perdagangan bebas, jumlah perusahaan yang berinvestasi di Karimun meningkat pesat menjadi sekitar 150,” jelas dia.
Updates from the Region merupakan forum yang diselenggarakan dua kali setahun oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mempromosikan potensi usaha daerah kepada para diplomat asing, pengusaha, dan investor.
Sejak 2007, UFTR telah mempromosikan potensi di daerah-daerah, seperti Batam, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, dan Surabaya.

Sumber Berita :
http://moneter.co/kemlu-ajak-investor-gali-potensi-ekonomi-karimun/
Sumber Gambar :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXoPz9_PLzNrzS313OeZ_minZEXITNQigtErsSgm-4LVEI01J5xxFUnMXLaqsN0eigfClvSxbAx8pPX80cfVKo18R460zD6kr4JaxYdBONM2xzwZKRZl5Ay-cowbwLjbs-KBioovn-MUQ/s1600/menlu.png

Anambas, Daerah Terisolir yang Kaya Migas

Views September 27, 2015
Semua fraksi DPR menyetujui 12 Rancangan Undang- Undang tentang Pembentukan Daerah Otonom untuk ditetapkan sebagai Undang-Undang. Salah satunya adalah Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kompas, 25/6).
Jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani RUU itu menjadi UU, berarti secara definitif Kepulauan Anambas menjadi kabupaten, terlepas dari kabupaten induk, yaitu Kabupaten Natuna.
Mengapa Kepulauan Anambas diusulkan menjadi kabupaten tersendiri? Banyak faktor yang dapat dijelaskan. Misalnya, dari segi ekonomi, potensi kekayaan alam berupa ladang minyak dan gas bumi (migas) yang dapat menjadi sumber bagi pendapatan bagi daerah. Selain itu, faktor geopolitik juga memengaruhi pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kepulauan Anambas merupakan gugusan pulau yang terletak di Laut Natuna dan di bagian utara dikelilingi Laut China Selatan. Kepulauan Anambas juga berbatasan dengan tiga negara, yaitu Malaysia di sebelah barat serta Vietnam dan Thailand di sebelah utara.
Meskipun terisolir, Kepulauan Anambas memiliki potensi migas yang besar. Sebagai gambaran, perusahaan migas ConocoPhillips melakukan eksploitasi di perairan Kepulauan Anambas dan menjadikan Pulau Palmatak sebagai basis dari kegiatan eksploitasi migas.
Potensi gas di Kabupaten Natuna pun masih besar. Sebagai gambaran, potensi gas di sumur gas di Blok Alfa D di Kabupaten Natuna saat ini mencapai 46 triliun kaki kubik (TCF). Ladang sumur itu diperkirakan baru dapat berproduksi tahun 2018. Potensi gas itu merupakan potensi terbesar di Asia Pasifik.
Ketua Umum Badan Pembentukan dan Penyelaras Kabupaten Kepulauan Anambas Muhamad Zen mengungkapkan, sektor migas memang menjadi salah satu sumber pendapatan bagi Kepulauan Anambas. ”Banyak lokasi sumur migas berada di Kepulauan Anambas,” kata Zen.
Selama ini, Kabupaten Natuna menjadi salah satu daerah penghasil gas terbesar di Indonesia. Dengan pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas, ”kue” migas dari dana bagi hasil (DBH) untuk Kabupaten Natuna pun akan terbagi ke Kabupaten Kepulauan Anambas yang baru nanti.
PAD migas
Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Natuna Basri mengungkapkan, DBH migas untuk Kabupaten Natuna tahun 2007 sekitar Rp 225 miliar. Sebagai perbandingan, pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Natuna sekitar Rp 4 miliar.

Menurut Basri, pendapatan DBH migas sebesar Rp 225 miliar itu masih kecil jika dibandingkan dengan nilai total dari produksi migas di Kabupaten Natuna. ”Pendapatan kotor dari hasil migas yang keluar dari perut bumi Natuna tahun 2007 mencapai Rp 21,8 triliun,” katanya.
Akan tetapi, kata Basri, dalam menghitung DBH, pendapatan kotor tersebut masih harus dikurangi dengan berbagai potongan biaya. ”Misalnya pajak, cost recovery, seperti biaya eksplorasi, eksploitasi, dan ekspansi, serta biaya yang lain,” katanya.
Setelah potongan biaya diperhitungkan, menurut Basri, barulah DBH migas diperhitungkan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda). Untuk minyak, perbandingannya adalah pemerintah pusat sebesar 85 persen dan pemda 15 persen. Untuk gas, pemerintah pusat mendapat 70 persen dan pemda sebesar 30 persen.
Jika Kabupaten Kepulauan Anambas benar-benar terbentuk, seberapa besar Kabupaten Kepulauan Anambas dapat menikmati pembagian DBH itu? Hal tersebut sangat bergantung pada negosiasi Pemerintah Kabupaten Natuna, Pemkab Kepulauan Anambas bersama pemerintah pusat nanti.
Masalah pembagian dari hasil sumber kekayaan alam di daerah tentu dapat menjadi isu yang cukup sensitif.
Hal tersebut setidaknya juga terlihat dari laporan akhir pengkajian pembentukan Kabupaten Kepulauan Anambas yang dibuat Pemerintah Kabupaten Natuna, Badan Pembentukan dan Penyelaras Kabupaten Kepulauan Anambas, serta Pusat Pengembangan Potensi dan Profesi. 

sumber berita dan gambar :
 http://www.anambaskab.go.id/statis-31-kekayaanalam.html

Dr. H. Nurdin Basirun menghadiri acara wirid bulanan Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Kec.Tebing Karimun

Views September 27, 2015
Karimun- Dr. H. Nurdin Basirun menghadiri acara wirid bulanan Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Kec. Tebingdi mesjid Darussalam Kel. Pamak Kec. Tebing, sabtu (26/9). 
kehadiran Nurdin pada saat ini berbeda dengan kehadirannya waktu-waktu yang terdahulu, yang biasa kedatangannya selaku Bupati karimun akan tetapi kedatangannya pada acara BKMT sebagai ustaz untuk memberikan pencerahan bagi ibu-ibu BKMT kec. Tebing, hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang panitia ketika menyambut kedatangan Nurdin di mesjid Darussalam. 
Nurhayati selaku ketua BKMT kec. tebing mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tiap bulan yang dilselenggarakan oleh ibu-ibu BKMT kec. Tebing. 
tanpak berdeda hari ini kita telah didatangi oleh seorang ustaz kondang bapak DR. H. Nurdin Basirun, kami harapkan bapak dapat memberikan pencerahan kepada kami semua demi kelancaran kegiatan ibu-ibu BKMT kec. tebing. 
Nurdin Basirun dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini adalah sebuah kegiatan yang bersifat pengorbanan yakni pengorbanan dalam meningkatan keimanan dan ketaqwakan kepada Allah SWT. dan semoga pengorbanan yang kita lakukan ini dapat dibalas dengan catatan amal dan menambahkan pahala bagi kita semua yang hadir pada hari ini.
dan diakhir pengorbanan kita dapat dipanggil oleh Allah SWT untuk melaksanakan ibadan Umrah dan Haji. 
dan yang paling terpenting marilah sama-sama kita dapat tingkatkan silaturrahim dan kebersamaan. 
kontribusi yang dilakukan oleh ibu-iubu BKMT sangatlah besar dalam peningkatan prekonomian di daerah kita khususnya bagi Kab. karimun dan Prov. Kepri pada umumnya 
pemerintah tidak bisa bergerak sendirinya jika tanpa adanya dorongan dan kerja sama dari segala pihak baik dari masyarakat maupun ormas-ormas salah satunya ibu-ibu BKMT seperti ini. 
selain pengembangan dibidang ekonomi dan pembangunan, akan tetapi pengembangan dibidang agama itu sangat penting, maka dari itu kita selalu meningkatkan pengembangan dibidang agama agar dapat menjadi ikon bagi kab. karimun kedepan. 
marilah kita sama-sama menjemput keberkahan agar permasalah yang kita alami seperti dipisit di karimun dapat berjalan dengan baik. 
sesuai dengan ayat yang dibacanya "jika seandainya penduduk negeri ini beriman dan bertaqwa, pasti kami akan limpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi, akan tetapi jika mereka mendustakannya maka kami akan siksa meraka disebabkan perbuatannya" 
maka dari itu jika selama saya menjabat sebagai Bupati karimun selama 10 tahun itu merupakan keberkahan buat saya dan masyarakat maka di tanggal 09 desember 2015 nantilah jawabannya, tangan dingin bapak dan ibu-ibulah menentukan segalanya. ungkap nurdin diakhir sambutannya.
Team KKB

Follow us